Konsep BCG Matrix

BCG Matrix (Growth-Share)

BCG adalah sebuah perusahaan konsultasi manajemen terkemuka yang mempopulerkan matrikss pertumbuhan-share (growth-share matrix). Perusahaan yang teridentifikasi dalam matriks menunjukkan tingkat pertumbuhan pasar (market growth) dan share pasar relatif (relative market share), yang masing-masing ditunjukkan oleh garis vertikal dan horizontal.

Pendekatan ini sesungguhnya digunakan dalam menyusun suatu perencanaan unit bisnis strategik dengan melakukan pengklasifikasian terhadap potensi keuntungan perusahaan (Kotler, 2002).

Dalam suatu kasus, penerapan pendekatan Matriks BCG untuk menganalisis kinerja pembangunan di suatu Propinsi berdasarkan PDRB, di mana pertumbuhan pasar (market growth) dan share (relative market share), dalam BCG dimaknai sebagai pertumbuhan PDRB dan kontribusi persentase PDRB berdasarkan lapangan usaha. Analisis dengan pendekatan BCG akan dapat menghasilkan empat tipe kabupaten/kota atau lapangan usaha yang masing-masing mempunyai klasifikasi sebagai berikut.

  1. Produk/ lapangan usaha dengan pertumbuhan tinggi dan distribusi presentase tinggi (Star).
  2. Produk  atau lapangan usaha dengan pertumbuhan tinggi dan distribusi persentase yang rendah (Question Marks).
  3. Produk atau lapangan usaha dengan pertumbuhan rendah dan distribusi persentase tinggi (Cash Cow).
  4. Produk  atau lapangan usaha dengan pertumbuhan rendah dan distribusi persentase rendah (Dog).

Dalam analisis ini klasifikasi “tinggi” adalah apabila indikator di suatu kabupaten/kota atau lapangan usaha lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata kabupaten/kota atau lapangan usaha seluruhnya. Sebaliknya, klasifikasi “rendah” apabila indikator di suatu kabupaten/kota atau lapangan usaha lebih rendah daripada rata-rata seluruhnya.

Ketidakseimbangan pembangunan terjadi ditunjukkan oleh kondisi di mana terlalu banyak produk atau lapangan usaha terletak pada posisi Dog atau Question Mark dan atau terlalu sedikit pada posisi Star dan Cash Cow. Strategi yang dapat diterapkan untuk  produk atau lapangan usaha menuju pada keseimbangan pembangunan adalah strategi pengembangan, strategi mempertahankan, strategi efisiensi, dan strategi sinergi.

Pendekatan Matriks BCG sesungguhnya tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan pendekatan Tipologi Klassen (Klassen Typology). Pendekatan Tipologi Klassen digunakan untuk mengetahui gambaran tentang pola dan pertumbuhan ekonomi tiap-tiap daerah (Bank Indonesia, 2006). Pendekatan Tipologi Klassen pada dasarnya membagi daerah berdasarkan dua indikator utama, yaitu pertumbuhan ekonomi daerah dan pendapatan per kapita daerah. Pendekatan ini akan menghasilkan empat karakteristik pola dan struktur pertumbuhan ekonomi yang berbeda, yaitu:

  1. daerah cepat maju dan cepat tumbuh (high growth and high income),
  2. daerah maju, tetapi tertekan (high income but low growth),
  3. daerah berkembang cepat (high growth but low income),
  4. daerah relatif tertinggal (low growth and low income).

Klik disini untuk download pendekatan Tipologi Klassen

sumber : internet browshing

About these ads
This entry was posted in Knowledge. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s